Minggu, 18 Desember 2016

KIRAB KOTA SURABAYA 2016

D3 XII MENGIKUTI ACARA KIRAB KOTA SURABAYA 2016 DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT ARMADA RI YANG KE 71 DI SURABAYA.
Hasil gambar untuk KIRAB KOTA SURABAYA 2016

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat tuhan yang maha Tuhan yang maha Esa yang senantiasa memberi 
rahmatnya kepada kita sehingga kita tetap bisa merasakan nikmatnya mengemban ilmu di 
kampus STTAL, Disini saya akan menceritakan tentang acara kirab kota dalam rangka memperingati HUT Armada RI Ke 71 di surabaya. Pada hari kamis saya mendapatkan informasi nama personil yang mengikuti acara tersebut sejumlah 30 pers yang di perkuat 
oleh D3 Angkatan XII. 

Pada hari kamis pagi tanggal 15 desember 2016 setelah apel pagi kita diberi arahan untuk kesiapan mengikuti acara tersebut, Salah satunya tenu yang akan di gunakan, susunan
atau formasi tampilan kita nanti, juga penekanan dari pejabat STTAL terutama apa yang akan kita tampilkan di acara tersebut nantinya.

Dalam acara tersebut Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Edi Sucipto, S.E. menghadiri Kirab Kota dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Armada RI Tahun 2016 yang dilepas Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, S.H.,M.A.P di Tugu Pahlawan, Surabaya.

Tampak hadir juga Gubernur Jawa Timur Dr. Soekarwo, para Pangkotama wilayah Surabaya seperti Komandan Kodiklatal, Kasgartap III Surabaya, Kasarmatim, Dangusguspurlatim, Komandan STTAL, Kalapsial, Komandan Pasmar 1, Asisten 1Kota Surabaya, Kapolrestabes dan tamu undangan lainnya.

Pangarmatim mengatakan dalam amanat singkatnya sebelum melepas peserta kirab bahwapelaksanaan kirab kota ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Surabaya khususnya, menjadi ajang silaturahim antara TNI AL dengan masyarakat guna membangun sinergitas untuk kemajuan bangsa dan negara tercinta kedepan. 

Diharapkan pula dengan adanya gelaran Kirab Kota ini, masyarakat Surabaya dapat mengenal lebih dekat para prajurit matra laut dan satuan lainnya secara umum dan mengetahui tentang eksistensi Armada RI sebagai garda depan pengawal samudera Indonesia sesuai dengan tema peringatan Hari Armada RI tahun 2016 “Pengawal Samudera Perekat
Nusantara Jayalah Armadaku”.

Kirab Kota Surabaya ini melibatkan sedikitnya 2.500 peserta dari instansi satuan-satuan TNI Al di Surabaya, instansi unsur kemaritiman, Pemprov , Pemkot dan pelajar yang terbagi kedalam 6 (enam) batalyon.

Rute sejauh 4 km dengan melewati  ruas jalan protokol Kota Surabaya ditempuh oleh para peserta Kirab Kota, yang mengenakan beragam pakaian dinas kebanggaan dan atribut. Kirab kota kali ini mengambil titik Start di TuguPahlawan depan kantor Gubernur Jatim.

Panglima Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksda TNI Darwanto, S.H.,M.A.P. beserta Ketua Daerah Jalasenastri Armada Timur Ny. Ina Darwanto, melepas rombongan kirab dari titik start di Tugu Pahlawan. Mereka melewati Jalan Pahlawan, Jalan Gemblongan, jalan Tunjungan, jalan Gubernur Suryo, finish di depan Wisma TNI AL Yos Sudarso Jalan M Yos Sudarso depan Balai Kota Surabaya.

Terdapat tiga titik atau ruas jalan yang  dijadikan lokasi demo peserta kirab termasuk penampilan GS Gita Jala Taruna, Drumband Poltekpel Surabaya, Drumband ATKP Surabaya dan Drumband SMA Hang Tuah 5 Candi, lokasi demo di sekitar  Siola Jalan Tunjungan, Depan Gedung Grahadi  Jl. Gubernur Suryo, dan depan DPRD Kota Surabaya Jl. Yos Sudarso.

Peserta kirap yang terbagi kedalam 6 batalyon terdiri dari Batalyon 1 adalah Kadet atau Taruna Akademi Angkatan Laut yang tergabung dalam Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL.Kemudian Batalyon 2 yang terdiri dari satu kompi gabungan pasukan Perwira pertama,satu kompi gabungan Bintara Kowal wilayah Surabaya, Satu kompi gabungan Bintara Lantamal V dan STTAL, serta satu kompi Tamtama Kodiklatal.

  Dilanjutkan Batalyon 3 diawaki 1 Kompi gabungan pasukan Bintara  Satuan Kapal Eskorta (Satkor) dan Satuan Kapal Ranjau (Satran), 1 Kompi Gabungan Bintara Satuan kapal Amfibi (Satfib) dan Satuan Kapal Cepat (Satkat), 1 Kompi Gabungan Bintara/tamtama Satuan Kapal Patroli (Satrol), Satuan Kapal Bantu (Satban) dan serta AAL, serta satu kompi Drum BandPoltekpel SBy. 

    Kemudian di Batalyon 4 diisi satu Kompi gabungan Bintara/Tamtama Satpaska Koarmatim, dan Satuan Kaapal Selam (Satsel), satu kompi Bintara/Tamtama Marinir, satu kompi gabungan Bintara/Tamtama Dislambair Koarmatim, Puspenerbal dan prajurit TNI AD.

    Sementara itu Batalyon 5 terdiri dari satu kompi gabungan pasukan Polair Polda Jatim, Bea Cukai Sby, Distrik Navigasi, Saka Bahari, SMK KAL 1 dan Sekolah Pelayaran. Sedangkan  batalyon terakhir yakni Batalyon 6 terdiri dari satu kompi gabungan  pasukan Kesyahbandaran Surabaya, Otoritas Pelabuhan Surabaya, Pelajar SMK KAL 2, Sekesal Surabaya, dan Drumband  Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP).

CITA-CITA SELAMA TIGA TAHUN DI STTAL

Assalamualaikum Wr. Wb.



       Sebelum saya bercerita tentang bagaimana kami bisa menuntut ilmu di STTAL sekolah tinggi teknologi perkenankan lah kami sedikit memberitahukan motivasi kami sebelumnya.

1. IBADAH
Hasil gambar untuk IBADAh menuntut ilmu

   “Hi orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: ‘berlapang-lapanglah dalam majelis’, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan; ‘Berdirilah kamu’, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang di beri ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha mngetahui apa yang kamu kerjakan,” (Q.S Al-Mujadilah, 58; 11)



     Dari ayat diatas salah satunya dapat kita simpulkan sebagai berikut : Ilmu pengetahuan mempunyai banyak keutamaan. Perbuatan ibadah yang tidak dikerjakan sesuai dengan ilmu tentang ibdah tersebut, tentu tidak akan di terima Allah SWT. Di harapkan setelah selesai menempuh tugas belajar di STTAL kami bisa mangamalkan ilmu tersebut dengan baik.



2. MENUNTUT ILMU



      Sesuai kata-kata Mahatma Gandhi. “hiduplah seolah-olah engkau mati besok dan belajarlah seolah-olah engkau hidup selamanya” disini kami diajari bagaimana cara menuntut ilmu yang benar dan berguna. Kami sangat bersyukur bisa masuk dan belajar di STTAL ini.



Hasil gambar untuk menuntut ilmu di sttal



3. MENAMBAH WAWASAN DAN PENGETAHUAN

       Di Kampus STTAL tercinta ini wawasan dan ketrampilan selalu teruji banyak sekali fasilitas yang kita dapatkan selama belajar. Selain ilmu yang kita dapat disini aklhak  prilaku selalu ditempa untuk menjadi baik. Disini juga kita akan selalu terpelihara fisik kita. karena pasa setiap semester akan ada ujian atau tes jasmani. Disini akan sangat terlihat siapa yang sering terlatih fisiknya ataupun tidak.
Hasil gambar untuk menambah pengetahuan


4. MENAMBAH TEMAN DAN JUGA SAUDARA


      Dengan diterimanya menjadi mahasiswa STTAL pasti kita akan mendapat teman dan juga saudara yang banyak disana. Kita saling berbaur satu dengan yang lain. Saling tukar pendapat shering untuk bisa belajar yang lebih baik. Apalagi nanti rencana kedepan STTAL akan membuka kelas umum sehingga bukan hanya militer saja yang bisa kuliah di STTAL tapi semua warga negara Indonesia bisa menuntut ilmu dengan baik disini.

      
       Setelah kami berusaha menjelaskan motivasi kami masuk di Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut kami akan berusaha menceritakan awal mula kami bisa mengikuti seleksi dan pada akhirnya bisa lulus mengikuti pendidikan perkuliahan.


(Dharma Vidya Adhiguna)
  • DHARMA : Pengabdian
  • VIDYA      : Ilmu
  • ADHI        : Baik
  • GUNA      : Berguna
"Menuntut ilmu untuk meningkatkan pengabdian yang lebih baik dan berguna ikut serta meningkatkan pembangunan TNI khususnya, serta bangsa dan negara Republik Indonesia pada umumnya".





Di tulis oleh Didik Suparmanto STTAL

16Desember 2016 pukul 01,30 Wib

Selasa, 13 Desember 2016

MOTIVASI MASUK STTAL




MENUNTUT ILMU DI STTAL



Assalamualaikum Wr. Wb.

       Sebelum saya bercerita tentang bagaimana kami bisa menuntut ilmu di STTAL sekolah tinggi teknologi perkenankan lah kami sedikit memberitahukan motivasi kami sebelumnya.

1. IBADAH

  

      “Hi orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: ‘berlapang-lapanglah dalam majelis’, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan; ‘Berdirilah kamu’, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang di beri ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha mngetahui apa yang kamu kerjakan,” (Q.S Al-Mujadilah, 58; 11)



     Dari ayat diatas salah satunya dapat kita simpulkan sebagai berikut : Ilmu pengetahuan mempunyai banyak keutamaan. Perbuatan ibadah yang tidak dikerjakan sesuai dengan ilmu tentang ibdah tersebut, tentu tidak akan di terima Allah SWT. Di harapkan setelah selesai menempuh tugas belajar di STTAL kami bisa mangamalkan ilmu tersebut dengan baik.


2. MENUNTUT ILMU

      Sesuai kata-kata Mahatma Gandhi. “hiduplah seolah-olah engkau mati besok dan belajarlah seolah-olah engkau hidup selamanya” disini kami diajari bagaimana cara menuntut ilmu yang benar dan berguna. Kami sangat bersyukur bisa masuk dan belajar di STTAL ini.
Hasil gambar untuk STTAL


3. MENAMBAH WAWASAN DAN PENGETAHUAN

       Di Kampus STTAL tercinta ini wawasan dan ketrampilan selalu teruji banyak sekali fasilitas yang kita dapatkan selama belajar. Selain ilmu yang kita dapat disini aklhak  prilaku selalu ditempa untuk menjadi baik. Disini juga kita akan selalu terpelihara fisik kita. karena pasa setiap semester akan ada ujian atau tes jasmani. Disini akan sangat terlihat siapa yang sering terlatih fisiknya ataupun tidak.

sttal community


4. MENAMBAH TEMAN DAN JUGA SAUDARA

Hasil gambar untuk D3 XII STTAL   Dengan diterimanya menjadi mahasiswa STTAL pasti kita akan mendapat teman dan juga saudara yang banyak disana. Kita saling berbaur satu dengan yang lain. Saling tukar pendapat shering untuk bisa belajar yang lebih baik. Apalagi nanti rencana kedepan STTAL akan membuka kelas umum sehingga bukan hanya militer saja yang bisa kuliah di STTAL tapi semua warga negara Indonesia bisa menuntut ilmu dengan baik disini.

      
       Setelah kami berusaha menjelaskan motivasi kami masuk di Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut kami akan berusaha menceritakan awal mula kami bisa mengikuti seleksi dan pada akhirnya bisa lulus mengikuti pendidikan perkuliahan.


        Ceritanya dimulai dari sebuah telegram yang datang dari satuan atas kami. Telegram tentang pendidikan yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut. Setelah telegram kami terima kemudian disposisi dari komandan mengijinkan untuk anggota yang mau dan bersungguh untuk belajar bisa mendaftar, dari situ kami berusaha untuk mendaftar. Dari seksi personel mendaftar nama yang berminat mengikuti pendidikan perkuliahan tersebut kemudian diajukan ke satuan Atas. Pada akhir bulan 28 oktober 2016 telegram seleksi pendidikan perkuliahan di STTAL turun. Disurat telegram tertera tanggal seleksi yaitu tanggal 31 Oktober 2016 Sudah daftar ulang . Walaupun dengan waktu yang sangat sempit kami berusaha melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Persyaratan administrasi merupakan salah satu sarat mutlak untuk bisa lulus pendidikan selain dari tes akademik, tes psycologi, tes kesehatan, dan tes jasmani atau samaptha. Semua tes harus dapat dilalui dan memenuhi kriteria Lulus.


        Pada tanggal 31 oktober 2016 setelah menyelesaikan persyaratan yang harus dibawa kami segera bergegas pulang dan mempersiapkan perlengkapan apa saja yang dibutuhkan selama tes berlangsung. Setelah semuanya siap kami segera berangkat.  Pada malam hari sekitar pukul 7 malam kami berangkat menuju kesurabaya. Setelah nyampai di kampus tercinta STTAL yang beralamat kan di Kobangdikal Bumi moro Moro Krembangan surabaya. Semangat dan harapan untuk bisa lulus pendikan membuat kami selalu ingin menunjukan yang terbaik dalam setiap tes.


           Sampai di STTAL kami selajutnya langsung laporan kepada perwira jaga pada saat itu. Setelah itu kami diarahkan untuk melaksanakan istirahat di mess Arjuno. Mess kebanggaan kami saat ini. Sesampainya dimess arjuno kami segera melaksanakan istirahat seperti apa yang dianjurkan oleh perwira piket tadi. Satu haripun berlalu dan kesokan harinya pun datang. Tanggal 01 November 2016tanggal dimana kita akan melaksanakan tes secara total selama kurang lebih satu minggu full. Peserta yang mengikuti tes sebanyak 56 orang dari 40 seat yang rencana akan diperebutkan.


Hari pertama tes dimulai dari pengcekan administrasi secara keseluruhan dilanjutkan tes bahasa inggris. Satu hari penuh kita melaksanakan seleksi.


Hari kedua kami melaksanakan tes akademik

Hari ketiga kami melaksanakan psycologi


Hari keempat kami melaksanakan tes akademik dan tes kesehatan

Dan hari terakhir kami melaksanakan tes jasmani atau tes kesamaptaan.



Alhadulilah semua tes yang dilaksanakan dapat dilalui dengan baik.


      Pada hari sabtu dan minggu kita mendapatkan istrahat untuk memulihkan diri guna mengikuti cara penting pada hari selasa yaitu sidang penentuan akhir. Suatu sidang penetuan dimana kita akan putuskan untuk layak ataupun tidak mengikuti pendidikan perkuliahan. Hari senin pun datang. Direncanakan kami pada hari senin akan melaksanakan kegiatan geladi sidang penentuan akhir. Pada saat geladi mulai hati saya serasa gelisah memikirkan sidang penetuan akhir. Dalam benak saya berkata “bisa Lulus apa tidak yah” sambil berdoa semoga diberikan saja yang terbaik oleh allah SWT.  Jika lulus mungkin memang ini jalan yang harus dilalui, dan jika tidak lulus mungkin allah punya rencana yang lebih indah. Itu yang selalu terbersit dalam pikiran kami. Hari yang ditunggupun datang, hari dimana kami akan melaksanakan sidang penentuan akhir. Kamipun semua(seluruh peserta seleksi) berkumpul di gedung Marore. Gedung yang besar dan indah. Disitu sebelum masuk ruang aula kami semua mendapatkan wejangan dari salah satu perwira yang menjadi panitia seleksi. Beliau berbicara intinya apapun hasilnya nanti anggap semua itu adalah yang terbaik buat kalian semua. Sikapi dengan positif dan jangan menyalahkan diri. Dan bagi nanti yang lulus bersikaplah bijak kedepan perjalanan masih sangat jauh tempa dengan baik kalian semua dengan ilmu ilmu yang bermanfaat. Itulah seingat kami apa yang disampaikan beliau. Sidang penentuan akhir pun dimulai 50 orang dipersilahkan masuk aula. Satu persatu dalam ruangan diaula ditanyai oleh para komandan dan perwira yang berkompeten. Dua jam pun berlalu. Kami pun setelah selesai melaksanakan sidang diperintahkan untuk keluar gedung Marore. Setelah beberapa saat para panitiapun melaksanakan rapat koordinasi.  Setelah semuanya selesai kamipun dipanggil untuk berkumpul didalam ruangan aula. Setelah itu panitia pun mengumumkan hasil dari sidang tersebut. Alhasil sebelas dari para peserta dinyatakan gugur dan 40 orang dinyatakan lulus. Dan yang lulus adalah termasuk kami.  Sujud syukur kehadiratmu ya allah engaku telah mengabulkan permintaan hambamu untuk bisa kuliah.. amien... semoga memang ini yang digariskan allah untuk menjalaninya dengan baik. Sebuah pilihan yang harus dijalani dengan baik dan penuh semangat...



(Dharma Vidya Adhiguna)
  • DHARMA : Pengabdian
  • VIDYA      : Ilmu
  • ADHI        : Baik
  • GUNA      : Berguna
"Menuntut ilmu untuk meningkatkan pengabdian yang lebih baik dan berguna ikut serta meningkatkan pembangunan TNI khususnya, serta bangsa dan negara Republik Indonesia pada umumnya".


Di tulis oleh Didik Suparmanto STTAL

14 Desember 2016 pukul 02,00 Wib